REFLEKSI PRIE GS : Berdamai dengan Humor

REFLEKSI PRIE GS : Berdamai dengan Humor
Berdamai dengan Humor - Semakin bertambah usia, semakin saya belajar berdamai dengan humor. Humor di masa muda saya terasa penuh beban da...

REFLEKSI PRIE GS - Jangan Biarkan Peluru Ke Arah yang Keliru

REFLEKSI PRIE GS - Jangan Biarkan Peluru Ke Arah yang Keliru
Jangan Biarkan Peluru Ke Arah yang Keliru - Kedai cukur yang saya datangi ini dua kali saya datangi dan dua kali menyambut saya dengan ca...

REFLEKSI PRIE GS - Daftar Dosaku Pada Anak-Anakku

REFLEKSI PRIE GS - Daftar Dosaku Pada Anak-Anakku
Daftar Dosaku Pada Anak-Anakku - Semula kusangka itu adalah pendidikan bagimu. Tetapi ternyata yang kusangka mendidik itu adalaah luka di ...

REFLEKSI PRIE GS- Selimut Pertama

REFLEKSI PRIE GS- Selimut Pertama
Selimut Pertama - Ketika aku memasuki masa SMA ada dua kakak perempuan penting dalam hidupku. Pertama adalah kakak perempuanku kedua kaka...

REFLEKSI PRIE GS : Tunas Nanas

REFLEKSI PRIE GS : Tunas Nanas
Tunas Nanas - Pohon buah nanas di depan rumah itu sangat emosional bagi saya. Setiap kali ia menjadi hiburan karena nilai sejarahnya yang...

Inspirasi Prie GS: Jangan Membuat Kerusakan Di Bumi

Inspirasi Prie GS: Jangan Membuat Kerusakan Di Bumi
Jangan Membuat Kerusakan Di Bumi - Faktanya, sampai saat ini masih sulit mendisplinkan diri kita untuk bahkan hanya membuang sampah. Kala...

REFLEKSI PRIE GS: Momen

REFLEKSI PRIE GS: Momen
Momen - Bandara di kotaku pagi ini sibuk sekali. Tak seperti biasanya hari Minggu yang lazimnya sepi. Oo, ternyata banyak pengantar umrah...