Dua Jenis Tangisan - Refleksi Prie GS -

Dua Jenis Tangisan - Refleksi Prie GS -
  Banyak orang menangis ketika Baharuddin Lopa dikabarkan meninggal. Ada dua jenis tangis duka yang bisa kita tafsirkan. Pertama tangis kehi...

Jangan Remehkan Soal Remeh - Refleksi Prie GS -

Jangan Remehkan Soal Remeh - Refleksi Prie GS -
Jangan anggap remeh soal remeh yang tidak kita anggap. Itulah alasan kenapa soal-soal yang amat berbahaya berasal dari soal-soal yang tak pe...

Sengat Lebah - Refleksi Prie GS -

Sengat Lebah - Refleksi Prie GS -
Tak disangka bunga yang saya siram menyimpan sarang lebah. Maka ketika air mengguyurnya, lebah-lebah itu bubar dan kalap sambil serang sana ...

Siang dan Malam - Refleksi Prie GS -

Siang dan Malam - Refleksi Prie GS -
Siang dan malam bukan karena bumi berputar. Bumi berputar, iya, tapi itu soal teknis, ada yang lebih ideologis. Bumi berputar agar kita meng...

Kebaikan Tanpa Ilmu - Refleksi Prie GS -

 Kebaikan Tanpa Ilmu - Refleksi Prie GS -
Seperti jamaknya barang baru, ia menyita semua konsentrasi. Begitu pulang saya langsung menuju ke situ. Barang baru itu adalah kolam ikan ko...

Partai Pecah Belah - Refleksi Prie GS -

Partai Pecah Belah - Refleksi Prie GS -
Jika jumlah kekecewaan meningkat, maka jumlah partai saya bayangkan juga akan meningkat. Kalau bayangan ini benar, akan ada partai politik y...

Hutang Kejujuran - Refleksi Prie GS -

Hutang Kejujuran - Refleksi Prie GS -
Pintar itu penting, tapi jujur itu mendesak. Krisis Yunani misalnya, ditandai oleh hal yang mengejutkan: negeri itu ternyata tidak jujur dal...